Praktisi Mengajar: Pengembangan Ekonomi Wilayah dan Kota

Prodi Pendidikan Ekonomi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan kembali menyelenggarakan kegiatan Praktisi Mengajar.  Kali ini mengangkat tema “Pengembangan Ekonomi Wilayah dan Kota”. Kegiatan ini bertujuan untuk membahas strategi perencanaan yang efektif dalam menggerakkan pembangunan wilayah yang berkelanjutan. Pembangunan wilayah yang berkelanjutan diharapkan mampu ikut mengembangkan perekonomian wilayah.

Selasa, 11 Juni 2024 – Kuliah Dosen Praktisi didatangkan dari  Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan Provinsi Riau yaitu Bapak Dr. Ronny Bowo Leksono, ST., MT. Beliau merupakan Pakar Perencanaan Pembangunan, Inside Consultant, Bandung dan perencana ahli madya (associate planner). Kegiatan dilaksanakan di Aula Lantai 3 Gedung Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska Riau. Hadir pula dosen Prodi Pendidikan Ekonomi dan mahasiswa Prodi Pendidikan Ekonomi pada semester 4.

Dalam pemaparannya, narasumber banyak menceritakan pengalaman profesionalnya di bidang perencanaan wilayah dan tata kota. Selain itu, dibahas pula Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang (UUPR) yang meliputi ruang darat, ruang laut, dan ruang udara, termasuk ruang di dalam bumi sebagai satu kesatuan wilayah, tempat manusia, dan makhluk lain hidup, melakukan kegiatan, dan memelihara kelangsungan hidupnya.

Sebagai contoh kasus, narasumber membahas aspek perencanaan pembangunan wilayah, termasuk identifikasi potensi dan tantangan, pengembangan infrastruktur, serta pemberdayaan masyarakat lokal di Provinsi Kepulauan Riau. Beliau juga menyoroti pentingnya koordinasi antara berbagai pemangku kepentingan dalam merancang dan melaksanakan program pembangunan wilayah yang efektif. Sebagai gambaran, Kepulauan Riau memiliki 1.796 pulau, tetapi 1.402 masih kosong belum berpenghuni. Berdasarkan sensus penduduk 2003, jumlah penduk Kepulauan Riau adalah 2.178.610 jiwa, dengan 58% penduduknya berada di Kota Batam. Angka-angka ini menunjukkan pembangunan yang belum merata di Provinsi Kepulauan Riau.

Narasumber juga memberikan pemaparan terkait permasalahan macet yang terjadi di Kota, menurutnya bukan urbanisasi yang mengakibatkan kemacetan terjadi, tetapi ketidakmampuan pemerintah dalam menata kota. Hal ini mengisyaratkan pentingnya tata kota yang apik, sehingga semua akses sosial dapat terpenuhi dengan mudah. Sebagai penutup kuliah dosen praktisi, narasumber menceritakan tentang NEOM, Proyek Kota Futuristik di Arab Saudi yang menurutnya meluluhlantakkan teori tata kota yang saat ini ada.

Pemaparan kuliah dosen praktisi dari Bapak Dr. Ronny Bowo Leksono, ST., MT. yang berlangsung selama 90 menit ini menghadirkan antusiasme bagi para peserta. Para peserta aktif bertanya pada saat sesi tanya dan acara pun berlangsung lancar dan meriah hingga akhir. Sebagai penutup acara, Prodi Pendidikan Ekonomi memberikan cendera mata kepada Bapak Dr. Ronny Bowo Leksono, ST., MT yang telah menjadi narasumber pada kegiatan ini. Pemberian cendera mata diberikan oleh Kaprodi Bapak Ansharullah, SP., M.Ec. dan Ketua Panitia Bapak Dr. Dicki Hartanto, MM. (11/06/2024)

Penulis: Al-Iqrom Septari

Dokumentasi: Infokom HMPS

Editor: Indah Wati

About indah wati

Check Also

Kuliah Dosen Praktisi: Pentingnya Pemahaman Pengelolaan Keuangan bagi Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Memasuki Dunia Kerja

Dunia kerja merupakan titik awal memulai tantangan hidup yang sesungguhnya. Memiliki pekerjaan tetap dengan gaji …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *