Praktisi Mengajar: Pemilu dan Pengaruhnya terhadap Ekonomi Negara

Flayer Dosen Praktisi Mengajar

Pekanbaru, Senin 10 Juni 2024 – Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau menggelar kuliah dosen praktisi bertajuk “Pemilu dan Pengaruhnya terhadap Ekonomi Negara”. Acara ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendiskusikan dampak pemilihan umum (Pemilu) terhadap aspek ekonomi negara. Acara Dibuka langsung oleh Wakil Dekan 3 Bidang Kemahasiswaan, Kerjasama, dan Alumni Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska Riau, Ibu Dr. Amirah Diniaty, M.Pd. Kons. Dalam sambutannya, Beliau menyatakan bahwa perubahan politik yang terjadi akibat Pemilu memiliki dampak yang signifikan pada perekonomian suatu negara. Lebih lanjut, Beliau juga menyanjung Prodi Pendidikan Ekonomi atas terselenggaranya kegiatan ini.

Sebagai Dosen Praktisi Mengajar adalah Ibu Fitri Heriyanti, S.IP., M.Si. Koordinator Sosialisasi Perhimpunan Pemilih Indonesia Provinsi Riau dan juga bagian dari komunitas Pegiat Pemilu. Kegiatan dimulai pukul 08.00 bertempat di aula lantai 3 Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska Riau. Peserta terdiri dari Dosen dan Mahasiswa semester 2 Prodi Pendidikan Ekonomi. Mahasiswa ini adalah pemilih pemula pada pemilu tahun ini. Kaprodi Pendidikan Ekonomi Bapak Ansharullah, SP., M.Ec. turut memberikan sambutan pada kegiatan hari ini.

Setelah sambutan dari Wakil Dekan III FTK dan Kaprodi PE, acara dilanjutkan dengan foto bersama antara pengisi acara kegiatan dan peserta acara. Setelah sesi foto selesai, acara utama Praktisi Mengajar: “Pemilu dan Pengaruhnya terhadap Ekonomi Negara” dimulai. Kuliahpun dipandu oleh Ibu Indah Wati, S.Pd., M.Pd.E. selaku moderator. Sementara itu, narasumber Ibu Fitri Heriyanti, S.IP., M.Si. memulai sesi ini dengan membicarakan demokrasi di Indonesia secara umum.

Di tengah pemaparannya, narasumber turut menyinggung terkait prinsip-prinsip pemilu yang jujur dan adil, hal ini meliputi: 1. Pemilihan regular dan berkala, 2. Hak pilih universal, 3. Dilaksanakan oleh suatu Lembaga yang independen dan tidak berpihak, 4. Adanya persaingan antar partai politik, 5. kebebasan berbicara/media yang bebas, 6. kebebasan dari kebohongan dan pengaruh yang menyesatkan atau tekanan pada pemilih, 7. Surat suara rahasia, 8. Hasil yang cepat, 9. Mudah digunakan, 10. Satu orang, satu suara, satu nilai, 11. Perwakilan parlementer yang sesungguhnya, 12. Kekuatan pada mayoritas dan minoritas terwakili, dan 13. Pemungutan suara wajib atau sukarela dan partisipasi penuh.

Selain itu, narasumber juga meminta para mahasiswa yang hadir untuk cerdas menggunakan hak pilih pada setiap pemilihan umum yang diikuti. Terlebih dalam tahun ini juga akan diadakan Pilkada serentak untuk memilih Gubernur Riau periode 2024-2029. Generasi muda diharapkan mampu berperan aktif sebagai agen perubahan untuk mengembangkan pendidikan politik dan demokratisasi.

Praktisi Mengajar ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memahami kompleksitas hubungan antara dinamika politik dan ekonomi. Selain itu, dapat membuka mata mahasiswa yang merupakan pemilih pemula pada Pemilihan umum tahun ini bahwa pemilu dapat memberikan imbas luar biasa pada  perekonomian Indonesia.

Acara berlangsung dengan lancar dan antusias dari para peserta. Kegiatan ini ditutup dengan pemberian cendera mata dari Prodi Pendidikan Ekonomi pada narasumber acara, Ibu Fitri Heriyanti, S.IP., M.Si. yang diwakili oleh Sekretaris Prodi Ibu Yulia Novita, S.Pd.I., M.Par. dan Ketua Panitia Ibu Darni, MBA. (10/06/2024)

Penulis: Al-Iqrom Septari

Dokumentasi: HMPS Prodi Pendidikan Ekonomi

Editor: Indah Wati

About indah wati

Check Also

Kuliah Dosen Praktisi: Pentingnya Pemahaman Pengelolaan Keuangan bagi Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Memasuki Dunia Kerja

Dunia kerja merupakan titik awal memulai tantangan hidup yang sesungguhnya. Memiliki pekerjaan tetap dengan gaji …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *