Related Articles
Bandung – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Nurhakimah Putri sukses berpartisipasi dalam ajang Bandung Essay Competition yang diselenggarakan oleh Politeknik TEDC Bandung pada 4–5 April di Bandung.
Dalam kompetisi tersebut, Nurhakimah mengangkat esai berjudul “Merangkai Serat, Merawat Budaya dari Tangan Biasa Menjadi Karya yang Menawan: Tikar Anyaman dan Tudung Saji sebagai Representasi Budaya, Tradisi, dan Identitas Melayu Kabupaten Pelalawan.” Karya ini menyoroti pentingnya pelestarian budaya lokal melalui kerajinan tradisional khas Melayu, khususnya tikar anyaman dan tudung saji yang memiliki nilai historis, estetika, serta identitas budaya masyarakat Kabupaten Pelalawan.
Dalam esainya, Nurhakimah menjelaskan bahwa kerajinan anyaman bukan sekadar produk fungsional, tetapi juga simbol kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Ia menekankan bahwa di tengah arus modernisasi, eksistensi budaya lokal perlu dijaga melalui inovasi dan penguatan nilai ekonomi kreatif agar tetap relevan di kalangan generasi muda.

“Melalui karya ini, saya ingin menunjukkan bahwa budaya lokal memiliki potensi besar untuk dikembangkan, baik sebagai identitas daerah maupun sebagai peluang ekonomi masyarakat,” ungkapnya.
Partisipasi dalam ajang nasional ini menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya berperan sebagai akademisi, tetapi juga sebagai agen pelestari budaya. Kegiatan Bandung Essay Competition sendiri diikuti oleh berbagai mahasiswa dari seluruh Indonesia yang membawa gagasan inovatif di berbagai bidang.
Keikutsertaan Nurhakimah Putri diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam menjaga serta mengembangkan budaya lokal di tengah perkembangan zaman. Selain itu, ajang ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan kekayaan budaya Melayu Pelalawan ke tingkat nasional.
Dengan semangat kreativitas dan kecintaan terhadap budaya, mahasiswa UIN Suska Riau terus menunjukkan eksistensinya sebagai generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga peduli terhadap warisan budaya bangsa.

PENDIDIKAN EKONOMI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan